bukit baruga

Bukit Baruga Hunian Green & Berfasilitas Modern di Timur Makassar

Puluhan tahun silam, sejumlah tokoh lingkungan internasional sudah mengingatkan dampak global warming. Film dokumenter berjudul “An Inconvenient Truth” sudah menceritakan bencana alam tsunami, banjir dan badai yang bakal terjadi di berbagai negara. Film karya mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore ini menjadi aspirasi negara-negara di seluruh dunia, termasuk para developer, ikut berperan mengusung konsep pembangunan hunian yang berkelanjutan (green).

PT Baruga Asrinusa Development (BAD) misalnya, mengembangkan Bukit Baruga (300 ha) di Jl Raya Baruga, Antang, Makassar, Sulawesi Selatan, dengan mengusung konsep green. Sebelum dikembangkan, perumahan yang pada saat awal pengembangan tahun 1996 hanya memiliki lahan 30 ha adalah lahan kurang produktif tempat penggemukan sapi. Kemudian setelah sekian tahun dikembangkan berubah menjadi perumahan yang hijau.

Selain sebisa mungkin mempertahankan beraneka tanaman yang sudah duluan ada dan menyediakan ruang terbuka hijau yang cukup luas, konsep green lain yang telah diaplikasikan developernya adalah mempertahankan kontur lahannya berupa perbukitan, dan menggunakan desain rumah yang memiliki banyak bukaan untuk melancarkan sirkulasi udara. Developer juga sudah lama menyediakan reservoir yang berfungsi menjernihkan dan mensterilkan air sebelum didistribusikan ke rumah warga.

“Bukit Baruga adalah perumahan yang pertama di kota Makassar dan sekitarnya yang menerapkan konsep green. Perumahan kami juga menjadi satusatunya perumahan di ibu kota Sulawesi Selatan ini yang lahannya berupa perbukitan yang asli. Lahan berkontur kami jadikan keunggulan yang tidak dimiliki perumahan lain,” ujar Furqon Affandi, Direktur PT BAD.

PT BAD adalah anak perusahaan dari Kalla Group milik Yusuf Kalla, Wakil Presiden Republik Indonesia 2014-2019. Selain di sektor properti, Kalla Group memiliki jaringan usaha yang cukup banyak terutama di kawasan timur Indonesia.

Dipilih Kalla

Desain logo berupa daun mangga dipilih oleh Jusuf Kalla selaku Direktur PT Hadji Kalla waktu itu. Pemilihan logo itu sesuai nuansa alam Bukit Baruga yang tanaman eksistingnya PT Baruga Asrinusa Development (BAD) mangga. Kemudian nama Baruga itu dalam bahasa Bugis artinya bangunan semacam pendopo di Jawa yang bangunannya terbuka tanpa sekat yang diperuntukkan untuk pertemuan atau keperluan lain yang ada hubungannya dengan keperluan masyarakat. Dengan penggunaan nama itu, Bukit Baruga tetap mengusung nilai-nilai budaya lokal yang dipegang teguh oleh masyarakat Sulawesi Selatan.

Untuk menguatkan muatan lokal, developer membuat penamaan jalan di kawasan perumahan, tipe rumah, dan nama klaster, menggunakan nama daerah atau tujuan wisata terkenal yang menyebar di tanah air, seperti Jimbaran dan Sanur di Bali, Teluk Bayur dan Rumah Gadang di Sumatera Barat, serta Pulau Samosir di Danau Toba dan Kota Tebing Tinggi di Sumatera Utara.

Animo tinggi

Dengan komitmen developer mengembangkan hunian harmoni dengan alam, animo konsumen memiliki rumah secara bertahap mengalami kenaikan.

penghuni, Bukit Baruga dikembangkan dengan sistem klaster tanpa pagar. Dengan tanpa pagar, sekat-sekat yang membatasi tiap strata menjadi hilang. “Bukit Baruga juga merupakan perumahan pertama yang mengembangkan rumah tanpa pagar. Setelah kami diikuti developer lain,” tambah arsitek yang sejak awal sudah dipercaya PT BAD mendesain Bukit Baruga.

Wahana Waterpark

Konsep dasar Bukit Baruga adalah menyediakan kawasan hunian terpadu berskala kota mandiri. Untuk memudahkan penghuni dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, perumahan sudah dilengkapi komplek ruko Malino di boulevard utama. Kemudian dua masjid, lapangan tennis, kolam renang anak-anak dan dewasa, dan wisata sungai.

Bagi penggemar olah raga golf, tersedia driving range untuk memahirkan bermain golf, lapangan golf, dan terbaru wahana wisata air Bugis Waterpark Adventure (BWA). “BWA yang sudah kami operasikan sejak dua tahun lalu adalah taman wisata air yang terluas (7 Ha) di Indonesia,” terang Furqon.

Developer juga sedang menyiapkan pusat perbelanjaan dengan konsep baru Resort Mall seluas 10.000 m2. Mal yang akan dibangun paling lama dua tahun lagi ini menekankan budaya lokal dan mengedepankan nuansa alam. Sejalan dengan rumah penghuni yang melebihi 2.000 KK yang menyebar di klaster Mahameru, Matano, Celebes, Klabat, Borneo, Andalas, Java, Bali dan Tebing Tinggi, beberapa tahun lalu sudah beroperasi sekolah terpadu unggulan bertaraf internasional Sekolah Islam Athirah.

Klaster baru

Untuk mengakomodasi konsumen yang ingin bergabung menjadi penghuni Bukit Baruga, belum lama ini developer memasarkan klaster baru Tanah Datar. Nama klaster diambil dari nama kabupaten di Sumatera Barat. Rumah di klaster baru ini mengusung tema Rumah Gadang yang mengedepankan privasi penghuni .

Untuk menciptakan privasi itu, salah satu sisi samping rumah dengan rumah tetangga sebelah dibuat terpisah dengan lebar lebih kurang 2-3 meter tanpa jendela. Tujuannya untuk menahan terpaan panas matahari di siang dan sore hari yang cenderung membuat penghuni tidak nyaman. “Dari sisi desainnya kami sedikit mengusung kolom terbuka yang selama ini dikenal di rumah panggung termasuk Rumah Gadang,” terang arsitek berusia 53 tahun itu.

Klaster Tanah Datar berisi 52 unit rumah dua lantai dengan layout pola tata ruang yang lebih modern. Lantai satu untuk area semi privat. Penggunaan ruang tamu diminimalkan sebagaimana ciri perumahan di kota besar yang memanfaatkan ruang tamu multifungsi dengan ruang keluarga. Sedangkan lantai dua difungsikan untuk kamar tidur utama dan kamar anak. “Selama ini fungsi ruang tamu di rumah yang berada di perkotaan tidak selalu bermanfaat,” tambah Furqon.

Klaster Tanah Datar menawarkan dua pilihan tipe yang terdiri tipe Teluk Bayur 90/128 yang dibandrol Rp1,32 miliar dan tipe Rumah Gadang 160/152 Rp2,15 miliar. Di klaster Bali tersedia tipe Jimbaran 65/105 seharga Rp850 juta dan tipe Sanur 88/135 Rp1,09 miliar. Jika membutuhkan rumah lebih besar developer juga menawarkan tipe Samosir 200/208 seharga Rp3,57 miliar. [ADV]


PT Baruga Asrinusa Development
&  Jl Baruga No.1, Sektor Mahameru, Makassar 90234.
(0411) 491 491

Kota Harapan IndahKota Harapan Indah
Bekasi, Jawa Barat
Bintaro Jaya Discovery AluviaBintaro Jaya
Kab. Tangerang, Banten
The Paradise Park SarakanThe Paradise Park Sarakan
Kab. Tangerang, Banten
Graha RayaGraha Raya
Tangerang Selatan, Banten
Jaya Imperial ParkJaya Imperial Park
Tangerang, Banten
Serpong JayaSerpong Jaya
Tangerang, Banten
Tips Aman Beli Rumah

Anda beli rumah untuk jangka panjang. Harganya juga tidak murah, bahkan tidak sedikit yang mengangsur 10-15 tahun. Supaya tidak salah pilih, simak tips berikut.

Selengkapnya
Syarat Mengajukan KPR

Memiliki rumah kini makin mudah, karena ada fasilitas kredit dari perbankan yang disebut Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Selengkapnya
Bunga KPR

Tingkat suku bunga KPR menentukan besar kecilnya cicilan. Pertimbangkan baik-baik sebelum menentukan produk kpr yang dipilih.

Selengkapnya
^