ctrlnd

Citraland, BanReal Estate Paling Favorit di Kota Cirebon

Setelah dioperasikannya tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 116 km menjelang Idul Fitri 2015 lalu, waktu tempuh Jakarta-Cirebon kian singkat, dari sekitar lima jam menjadi tiga jam. Diproyeksikan mobilitas orang dan barang dari Cirebon ke Jakarta pulang-pergi (PP) akan meningkat pesat. Cirebon yang secara geografis berada di perlintasan lalulintas dari kota-kota di Pantai Utara Jawa Tengah dan Jawa Timur ke DKI Jakarta dan Bandung (ibu kota Provinsi Jawa Barat) pun akan semakin diminati investor. Lebih-lebih jika rencana pembangunan pelabuhan Cilamaya di Kabupaten Karawang yang akan digeser ke arah timur mendekati Kota Cirebon, dan rencana Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka terealisasi, Kota Udang ini akan semakin prospektif.

Ciputra Group telah mengendus prospek tersebut. Melalui anak perusahaan PT Ciputra Nusa Mitra dan partner lokal PT Budi Sari Muri Aji (BSMA) mengembangkan real estate modern CitraLand Cirebon di Jl Terusan Ciremai Raya, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, beberapa ratus meter dari RS Putera Bahagia. Dari CitraLand Cirebon ke stasiun kereta di Jl Siliwangi juga tidak jauh. Demikian pula ke berbagai fasilitas kota seperti kantor Walikota, sekolah (TKSMA), dan Grage Mall, dapat dijangkau hanya dalam hitungan menit.

Dari gerbang tol baru Ciperna (gerbang tol di ruas Palimanan – Kanci) menuju lokasi hanya sekitar 6 km melalui bypass Jl Brigjen Darsono, setelah sampai perempatan Perumnas belok kanan ke Jl Terusan Ciremai Raya.

Menurut Y. Sukiman, Project Manager CitraLand Cirebon, setelah tol Cipali dioperasikan, animo konsumen yang membeli rumah di CitraLand Cirebon naik pesat, terutama perantau asal Cirebon yang ada di Jabodetabek dan Bandung. “Mereka beli rumah di CitraLand Cirebon untuk rumah kedua, sekaligus untuk tempat tinggal setelah memasuki masa pensiun nanti,” ujarnya.

Sold out

Di area seluas 40 ha developer akan mengembangkan 1.328 unit rumah dan ruko. Rinciannya 978 unit rumah dua lantai yang tersebar di enam klaster, serta 350 unit ruko di komplek I-Walk. Sejauh ini respon konsumen sangat bagus. Klaster pertama Arborside (157 unit) yang dilansir pada November 2013 langsung sold out. Kala itu developer menawarkan tiga pilihan: tipe Abelia 59/105, Willow 69/144, dan Olive 89/180 yang dibandrol mulai dari Rp. 640 jutaan per unit pada saat itu. Kini progress pembangunan rumah di klaster pertama itu sudah mencapai 95 persen dan dijadwalkan mulai bulan Agustus 2015 ini secara bertahap diserah-terimakan ke para konsumen.

Klaster kedua The Crescent Tree juga mendapat respon bagus. Dari total 161 unit sudah terjual 50 persen. Konsumennya selain warga Cirebon, juga warga kota sekitar seperti Indramayu, Kuningan, Tegal, dan Majalengka. Belakangan konsumen dari Bandung, Jakarta, Bogor, Bekasi, dan kota-kota lain yang punya ikatan batin dengan Kota Cirebon dan sudah familiar dengan produk-produk Ciputra Group juga semakin banyak yang beli rumah atau ruko di Citra- Land Cirebon ini.

“Untuk ukuran Kota Cirebon, penjualan hampir 250 unit rumah dan 89 unit ruko dalam jangka 1,5 tahun sudah fenomenal. Kami hadir di Cirebon bukan sebagai kompetitor developer real estate yang sudah ada, tapi memasuki segmen pasar baru yang selama ini belum digarap oleh developer lokal,” terang Sukiman.

Jalan lintas

Penjualan rukonya laris manis karena seluruhnya terletak di kiri-kanan boulevard utama perumahan (RoW 20 meter) sepanjang 1,5 km yang kelak menjadi jalan bypass dari Jl Terusan Ciremai Raya (masuk wilayah Kota Cirebon) ke Jl Lobunta Raya (Kabupaten Cirebon). “Kelak jalan bypass ini akan menjadi pusat niaga baru di Cirebon, karena jalan ini menghubungkan dua kawasan padat penduduk dari Kota Cirebon ke wilayah Kabupaten Cirebon, atau sebaliknya,” tambah arsitek dari Universitas Gajah Mada ini.

Maka itu developer telah mengantisipasinya dengan menyediakan lahan parkir yang cukup, masingmasing 8 m di kiri-kanan Jl Boulevard Utama. Sangat cocok untuk berbagai usaha mulai dari resto, kafe, salon kecantikan, klinik, perkantoran, dan lain-lain. “Kami optimistis prospeknya sangat bagus karena Jl Terusan Ciremai Raya ini termasuk jalan terpadat di Kota Cirebon,” tambah Sukiman. Lagi pula konsep ruko yang ditawarkan di komplek I-Walk ini juga sangat menarik. Seluruh komplek dapat dijangkau oleh pengunjung dengan berjalan kaki. Lingkungannya dirancang sangat nyaman sehingga pengunjung akan merasa betah berbelanja atau kongko-kongko dengan rekan di kafe atau resto yang ada. Komplek ruko I-Walk ini dikembangkan dalam tujuh blok (A sampai G): yaitu Plasa Allegro, Beleza, Capri, Deliozo, Elegante, Festivo, dan Grandeur.

Selain komplek ruko, di boulevard utama ini kelak akan dikembangkan beberapa bangunan perkantoran (office building) low rise untuk mengakomodasi pengusaha yang ingin mengembangkan usahanya di satu kawasan yang menyatu dengan tempat tinggal, sarana pendidikan, supermarket, pasar modern, dll. “Mengusung konsep dan fungsi-fungsi tersebut, maka Kawasan CitraLand Cirebon dapat dikategorikan dikembangkan dengan konsep kota mandiri. Semua kebutuhan mulai dari tempat tinggal, tempat beraktifitas, sekolah, dan tempat belanja kebutuhan sehari-hari tersedia,” tambah Yohanes Sukiman.

Enam Keunggulan

Menurut Sukiman, keberhasilan developer dalam memasarkan rumah dan ruko di CitraLand Cirebon ini, Pertama tidak lepas dari brand awareness Ciputra Group yang sudah lebih 40 tahun berkiprah di bisnis properti. Kedua, desain kawasan yang estetis dengan lansekap yang hijau. Untuk kenyamanan lingkungan disediakan 30.000 m2 ruang terbuka hijau. Ketiga, fasilitas yang disediakan lengkap. Keempat, desain rumah, ruko, dan lingkungannya up to date. Kelima, penanganan purna jualnya akan dilakukan oleh Ciputra Management.

Keenam, konsumen diproyeksikan akan memperoleh hasil investasi yang bagus setelah tol Cipali beroperasi. “Sebelum Cipali beroperasi, gain setahun berkisar 10 persen dan pasca tol Cipali beroperasi diproyeksikan akan naik 20 persen per tahunnya,” terang Sukiman.

Saat ini developer memasarkan klaster kedua The Crescent Tree dengan mengusung tema “My Home” yang menawarkan lima kemewahan dalam satu hunian, meliputi : optional type, colonial style, spacious backyard, alfresco dining, dan private swimming pool. “Khusus My Home, kami menawarkan tiga tipe yang dilengkapi kolam renang yang bersifat opsional, yaitu Type Cassia, Type Canella,” katanya.

Selain My Home, ada lima tipe lain di klaster kedua The Crescent Tree ini, yaitu Cedar 94/180 Rp1,300 juta, Acacia 70/144 Rp1 miliar, Ebony 64/105 Rp840 juta, Azzura 46/90 Rp610 juta, dan Azalea 62/90 Rp807 juta.

Selain itu, CitraLand Cirebon segera akan melansir rumah satu lantai dengan tema compact home, yaitu rumah tinggal satu lantai dengan konsep apartemen, bagi yang ingin membeli rumah, segera tunggu dan dapatkan harga perdana.

Kota Harapan IndahKota Harapan Indah
Bekasi, Jawa Barat
Bintaro Jaya Discovery AluviaBintaro Jaya
Kab. Tangerang, Banten
The Paradise Park SarakanThe Paradise Park Sarakan
Kab. Tangerang, Banten
Graha RayaGraha Raya
Tangerang Selatan, Banten
Jaya Imperial ParkJaya Imperial Park
Tangerang, Banten
Serpong JayaSerpong Jaya
Tangerang, Banten
Tips Aman Beli Rumah

Anda beli rumah untuk jangka panjang. Harganya juga tidak murah, bahkan tidak sedikit yang mengangsur 10-15 tahun. Supaya tidak salah pilih, simak tips berikut.

Selengkapnya
Syarat Mengajukan KPR

Memiliki rumah kini makin mudah, karena ada fasilitas kredit dari perbankan yang disebut Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Selengkapnya
Bunga KPR

Tingkat suku bunga KPR menentukan besar kecilnya cicilan. Pertimbangkan baik-baik sebelum menentukan produk kpr yang dipilih.

Selengkapnya
^