Kota Baru Parahyangan

Kota Baru Parahyangan Memasuki Era Baru Pembangunan Kota Mandiri

Mengawali tahun 2015, Kota Baru Parahyangan (KBP) di Jl Raya Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali melansir rumah tipe kecil menengah yang dibandrol mulai Rp1 miliar per unit. Salah satu di antaranya adalah rumah cantik yang tampil di cover majalah HousingEstate edisi Februari ini.

Rumah satu lantai tipe Wangsakomala ini terletak di tatar (klaster) Wangsakerta pengembangan tahap kedua (Wangsakerta 2). Luas bangunannya 97 m2 di atas kaveling 162 m2 yang dibandrol Rp1,36 miliar. Dilengkapi 3 kamar tidur ditambah 1 kamar pembantu. Ideal untuk pasangan keluarga yang putra-putrinya sudah memerlukan kamar sendiri.

Di Tatar Wangsakerta 2 developer menawarkan 212 unit rumah satu dan dua lantai. Untuk rumah satu lantai, selain tipe Wangsakomala tersedia alternatif lain tipe Wangsabulan 65/126 yang dilengkapi dua kamar tidur plus satu kamar pembantu seharga Rp1,02 miliar. Sementara bagi konsumen yang butuh rumah lebih besar, tersedia rumah dua lantai tipe Wangsaagung 116/220 seharga Rp1,88 miliar.

Rumah Kecil

developer sengaja melansir rumah mungil dan medium. Selain untuk mengejar pertumbuhan penduduk juga mengakomodasi permintaan rumah-rumah tipe kecil kelas menengah yang permintaannya selalu tinggi.

Saat launching yang berlangsung 18 Januari lalu Tatar Wangsakerta 2 langsung terjual 60 persen. Pasca hari launching, peminat masih datang terus. Hal ini cerminan dari end user yang perlu banyak pertimbangan. “Meski developer lain masih kesulitan menjual rumah, kami memulai 2015 ini dengan penjualan yang cukup bagus. Ini mengindikasikan rumah di Kota Baru Parahyangan makin diminati konsumen,” ujar Raymond Hadipranoto, Marketing Manager PT Belaputera Intiland.

Tumbuh 10 persen

Sejak tahun 2009, penjualan rumah dan subsektor properti lain di township pertama dan terbesar di Bandung Raya ini membukukan pertumbuhan yang sangat pesat hingga seringkali target penjualannya direvisi (dinaikkan) di pertengahan tahun. Tahun ini KBP menargetkan penjualan tumbuh 10 persen di atas realisasi penjualan tahun lalu.

Target pertumbuhan penjualan yang cukup moderat itu antara lain dilatar-belakangi kondisi makro ekonomi nasional semester pertama 2015 yang masih terpengaruh kondisi tahun lalu. “Kami harapkan perekonomian sudah membaik di semester dua nanti,” kata Sanusi Tanawi, Dirut PT Belaputera Intiland.

Selain memasarkan tatar Wangsakerta 2, KBP pada bulan Mei yang akan datang juga akan melansir klaster baru rumah mewah. Kemudian melansir 21 unit ruko tematik untuk usaha-usaha yang berkaitan dengan kesehatan dan kecantikan seperti salon, SPA, dan klinik kecantikan di seberang Hotel Mason Pine.

Di luar rencana itu, developer masih memasarkan kaveling-kaveling komersial dengan luas rata-rata 1.500 m2 di kawasan financial center Bumi Paranggelung dan otomotif center Bumi Prastitana yang terletak di samping SPBU Pertamina Jl Boulevar Utama,” ungkap Ryan Brasali, GM PT Belaputera Intiland.

Hunian Vertikal

Setelah sukses mengembangkan 25 persen dari total areal 1.250 ha, tahun ini tepatnya pada bulan Agustus mendatang KBP akan memulai era baru pembangunan hunian vertikal yang diawali dengan apartemen low rise. Untuk tahap perdana, hunian vertikal itu berlokasi di sebelah area universitas dan seberang sport club baru yang kini dalam proses pembangunan.

Penawaran apartemen itu dimaksudkan untuk memenuhi permintaan konsumen yang ingin memiliki hunian sekaligus tempat tinggal di KBP dengan harga di kisaran Rp400 juta sampai Rp500 juta per unit . “Alternatifnya beli apartemen. Sekarang harga rumah (landed house) tipe paling kecil 65/126 sudah Rp1 miliar,” tambah Ryan.

Selain para profesional yang ingin tinggal di lingkungan yang tenang dan tertata rapi berfasilitas lengkap dan modern, apartemen segmen menengah ini juga untuk menyediakan hunian bagi para mahasiswa Universitas Maranatha. Mulai tahun ajaran 2016/2017 mendatang salah satu perguruan tinggi swasta terfavorit di kota kembang yang memiliki mahasiswa 11.000 orang ini sudah memulai kegiatan perkuliahan di KBP. “Salah satu perguruan tinggi swasta dari Jakarta juga sedang menjajaki membuka kampus di KBP,” tambah Sanusi.

Tiga Pilar

KBP dikembangkan dengan mengusung tiga pilar: sejarah, budaya, dan pendidikan. Pilar budaya antara lain dimplementasikan pada penamaan tatar atau klaster, jalan dan fasilitas di lingkungan KBP yang mengadopsi budaya Bumi Parahyangan.

Pilar Sejarah penerapannya dilakukan antara lain pada konsep Garden City dan gaya arsitektur rumah yang sejak jaman Hindia Belanda banyak menghiasi Kota Bandung seperti Art Deco yang telah dikembangkan di Koridor Bandoeng Tempo Doeloe (KBTD). “Kalau sekarang kita jalan-jalan mengelilingi KBP seolah kita sedang berada di kota Bandung. Orang asing pun mengagumi rumah bergaya art deco di KBP,” tutur Raymond.

Kemudian untuk Pilar Pendidikan yang dijadikan sebagai dasar pengembangan kota mandiri ini diimplementasikan dalam bentuk pendidikan formal dan non formal. Untuk pendidikan formal telah beroperasi Cahaya Bangsa Classical School, Bandung Alliance International School, Al-Irsyad Satya Islamic School, Damian InternationSchool dan BPK Penabur. Sedangkan untuk jenjang perguruan tinggi, selain Universitas Maranatha juga ada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) milik Yayasan Borromeus yang sudah meluluskan ratusan tenaga medis profesional. Sementara untuk pendidikan nonformal ada Sundial Puspa Iptek, Sprit Camp Educity, Bale Seni Barli, dll.

Fasilitas Baru

Dalam usianya yang ke-14, tahun ini KBP juga menambah sejumlah fasilitas baru. Pada Januari lalu misalnya, dioperasikan show room keramik Roman yang satu gedung dengan marketing office KBP (5.000 m2). Kemudian pada bulan Juni mendatang, dioperasikan sport club baru yang terletak di kawasan Bumi Pancasona dengan wahana lengkap dan modern mulai dari kolam renang anak-anak, kolam renang dewasa olympic size, fitness center, lapangan futsal, bulutangkis, life style area, dll.

Bank BCA juga segera membuka kantor cabangnya di kawasan financial center menyusul Bank CIMB Niaga dan Bank OCBC NISP yang telah lebih dulu hadir. Pembangunan lapangan golf 18 hole di area pengembangan tahap kedua juga sudah dimulai. Lapangan golf pertama di Bandung Barat ini kelak menjadi yang terbaik di Bandung. Selain view-nya menawan, tantangan medannya juga menarik bagi pemain golf.

Berbagai fasilitas baru yang beroperasi tahun ini dan tahun depan tersebut melengkapi fasilitas KBP yang sudah ada sebelumnya seperti Rumah Sakit Cahya Kawaluyaaan, supermarket Giant, Bale Pare, Hotel Mason Pine, dan ratusan unit ruko dengan aneka jenis usaha.

DP 10 persen

Bagi Anda yang ingin beli rumah di KBP, di samping di Tatar Wangsakerta 2 juga tersedia di Koridor Bandoeng Tempo Doeloe. Tersedia tipe Teja Asri-D 310/488 seharga Rp4,67 miliar, Chandra Asri 336/392 Rp4,3 miliar, Chandra Asri B 340/532 Rp5,36 miliar, Chandra Asri Sudut 349/560 Rp5,67 miliar dan Chanratirta Asri 343/703 Rp6,22 miliar.

Tipe besar lain juga tersedia di Tatar Purbasari diantaranya tipe Nagatirta Wanoja C 278/305 Rp3,21 miliar dan Purbaningrat 114/198 seharga Rp1,52 miliar. Kemudian tipe Purbaningrat Sudut 235/270 Rp2,58 miliar di tatar Purbasari.

Untuk pembelian tipe Wangsabulan 65/126 DP-nya ringan, mulai 10 persen. Ayo manfaatkan kesempatan emas ini! [Adv]

(022) 6803888
www.kotabaruparahyangan.com

Kota Harapan IndahKota Harapan Indah
Bekasi, Jawa Barat
Bintaro Jaya Discovery AluviaBintaro Jaya
Kab. Tangerang, Banten
The Paradise Park SarakanThe Paradise Park Sarakan
Kab. Tangerang, Banten
Graha RayaGraha Raya
Tangerang Selatan, Banten
Jaya Imperial ParkJaya Imperial Park
Tangerang, Banten
Serpong JayaSerpong Jaya
Tangerang, Banten
Tips Aman Beli Rumah

Anda beli rumah untuk jangka panjang. Harganya juga tidak murah, bahkan tidak sedikit yang mengangsur 10-15 tahun. Supaya tidak salah pilih, simak tips berikut.

Selengkapnya
Syarat Mengajukan KPR

Memiliki rumah kini makin mudah, karena ada fasilitas kredit dari perbankan yang disebut Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Selengkapnya
Bunga KPR

Tingkat suku bunga KPR menentukan besar kecilnya cicilan. Pertimbangkan baik-baik sebelum menentukan produk kpr yang dipilih.

Selengkapnya
^