Login


Register | Recover Password

Metro Residence

Jl. Raya Jakarta- Bogor KM 49 Sentul - Bogor Bogor, Jawa Barat

METRO RESIDENCE, TAWARKAN ”NEW CONCEPT + NEW PRODUCT + NEW DESIGN”

Tidak banyak properti di Bogor yang memiliki lokasi sebaik Metro Residence. Lahannya dapat diakses melalui dua jalan besar: Jl Raya Jakarta-Bogor, dan Jl By Pass, serta hanya 5 menit dari exit Sentul Sirkuit di ruas tol Jagorawi. Jl By Pass adalah jalan baru yang belum lama dioperasikan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperpendek jarak dari pintu tol Sentul Sirkuit ke pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Jl Tegar Beriman.

“Lahan kami dibelah Jl By Pass sepanjang kurang lebih 1,5 km,” kata Cindy Fransisca, Vice President PT Mitra Megah Sentosa (MMS). Bersama Tim melakukan reconcept dengan menjadikan Metro Redidence sebagai kawasan mixed use.

Pertimbangannya, selain lokasinya yang strategis, mulai tahun 2017 Sirkuit Sentul juga akan dijadikan ajang balapan motor kelas dunia Motor GP, pemerintah akan membangun jaringan transportasi massal Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor yang salah satu stasiunnya di Sirkuit Sentul, dan sejumlah developer besar dalam beberapa tahun ke depan akan mengembangkan sejumlah proyek properti raksasa di Bogor. “Prospek Bogor ke depan luar biasa,” tegasnya.

Dari 22 ha lahan yang dikembangkan 60 persen untuk perumahan, dan 40 persen lagi dimanfaatkan untuk pengembangan properti komersial, berupa town shop, shop houses, dan properti komersial lain seperti super market, hotel, dan gedung perkantoran.

Untuk merealisaikan konsep baru itu developer telah mengubah site plannya. Salah satunya, main gate atau gerbang utama perumahan akan dipindahkan dari Jl Raya Jakarta-Bogor KM 49 ke Jl By Pass. “Kami akan buat gerbang yang grand, selebar 50 m, di Jl By Pass. Untuk main gate direncanakan akan dikembangkan dimulai Oktober 2015 ini,” tegasnya. Bersamaan dengan itu juga akan mulai dikembangkan kawasan komersialnya.

Komersial Berbasis Komunitas

Cindy merancang properti komersial yang akan dikembangkan berbeda dengan yang lain. Pertama, berbasis komunitas. Kedua, ambiance atau suasana lingkungannya di-create yang relax dan cozy sesuai tema yang diusung. Ketiga, pihak Metro residence akan bekerjasama dengan pihak ke tiga yang memiliki brand value and business system yang terpercaya guna meningkatkan nilai investasi produk town shop tersebut, sebagai unit bisnis yang menguntungkan. Keempat, harga yang ditawarkan reasonable. Dan, kelima, memiliki desain menarik.

Untuk tahap pertama, akan dipasarkan town shop di kiri-kanan boulevard utama selepas main gate masing-masing sebanyak 32 unit yang dibangun couple. “Tujuan kami membangun couple, selain akan memberikan kesan besar setiap unitnya, juga untuk mendorong agar masing-masing unit memiliki space untuk taman di salah satu sisi dan bagian belakang bangunannya. Jadi ambiance-nya dapat, tidak terkesan kotak-kotak, dan sesuai dengan tag line kami living in green harmony,” katanya.

Bangunan town shop tersebut dirancang dua lantai, tapi bangunan lantai atasnya didesain lebih lebar terasnya ketimbang bangunannya. Cocok untuk resto atau kafe yang mengusung konsep alfresco dining (bersantap di alam terbuka). “Properti komersial yang kami rancang dengan konsep yang sangat menarik ini hanya dibandrol Rp700-900 juta per unit,” ujar Cindy.

Enam tipe dengan desain terbaru

Sebelum melansir properti komersial tersebut sejak Agustus lalu developer melepas enam tipe rumah dengan desain terbaru menggantikan desain-desain yang telah dikembangkan sebelumnya. Keenam tipe tersebut adalah Azalea 45/90 (satu lantai, dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan 1,5 carport), Bougainvillea 55/90 (satu lantai, dua kamar tidur, satu kamar mandi, 1,5 carport) Camellia 69/90 (dua lantai, 2+1 kamar tidur, 2+1 kamar mandi, 2 carport), Dahlia 79/90 (dua lantai, kamar 3+1, 2+1 kamar mandi, 2 carport), tipe hoek Eutahalia 69 satu lantai dan tipe hoek Fiorella 96 dua lantai (kedua tipe tersebut luas tanahnya bervariasi). Kelebihan tipe-tipe tersebut seluruhnya mengusung konsep modern dan alami, serta pembagian ruang yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. “Contohnya di tipe 45/90 dan 55/90 carport-nya 1,5. Maksudnya, satu untuk parkir mobil, dan 0,5 untuk parkir motor,” papar Cindy.

Dengan enam desain terbaru ini respon pasar sangat positif. Harga rumah dibandrol mulai Rp600 jutaan-Rp900 jutaan. Harga sudah termasuk PPN, BPHTB, dan biaya KPR. Jadi konsumen tinggal membayar booking fee dan down payment saja. [Adv]